Kamis, 30 September 2010

PROTEKSI DAN KESELAMATAN RADIASI

2 sks, elmek, ZAENAL a
MATAKULIAH INI BERISI

Dasar Fisika Radiasi
Dosimetri
Efek Biologi Radiasi
Dasar Proteksi Radiasi
Ketentuan Keselamatan Radiasi
Pengangkutan Zat Radioaktif
Perizinan
Kecelakaan Radiasi dan Pengamanan Sumber Radiasi
Peraturan Perundangan ketenaganukliran

26 komentar:

  1. Nama : Hasto Kurniawan
    Nim : 030800167/ELMEK V

    TUGAS PKR (Soal-Jawab)

    Soal 1 (Dasar fisika Radiasi):
    Berapa besar intesitas Ir-192 mula-mula bila diketahui intensitas setelah melalui penahan radiasi Pb setebal 2 cm adalah 2,5 mRem/jam ? (HVL = 0,5 cm)
    Jawab :
    I = Io.(1/2)n
    2,5 = Io.(1/2)2/0,5
    2,5 = Io.1/16
    Io = 40 mRem/jam

    Soal 2 (dasar fisika radiasi):
    Jelaskan terjadinya sinar X Brhemmstrahlung
    Jawab :
    Elektron yang dipercepat masuk dalam medan inti, kemudian perlambatan yang dialami elektron cepat akibat mengenai atom target menghasilkan Sinar-X Brehmsstrahlung

    Soal 3 (dosimetri) :
    Seorang operator rontgen menerima laju dosis 50 mR/jam pada jarak 2 meter dari tabung pesawat sinar-X. Berapa laju dosis yang diterima operator pada jarak 5 meter ?
    Jawab :
    D1 = 50mR/jam
    r1 = 2m
    r2 = 5mas
    D_2=(r_1^2)/(r_2^2 )×D_1= 2^2/5^2 ×50= 8mR/jam
    Jadi laju dosis yang diterima operator rontgen pada jarak 5 meter adalah 8 mR/jam.

    Soal 4 (Dosimetri):
    Diketahui Cs-137 dengan aktivitas 1 Ci dan factor gamma 0.33. berapakah laju paparannya dan waktu maksimal seseorang bekerja didekat sumber radiasi pada jarak 5m, jika radiasi yang maksimal diterima adalah 0.01 mSv/jam?
    Jawab :
    X ̇ = ΓA/r^2 = 0.33 x 1 / 52 = 0.0132 R/jam
    1R =1 rad
    1 sV =100 rad, maka:
    0.0132 rad/jam = 0.132mSv/jam
    max D = 0.001 mSv/jam
    D = (D ) ̇x t
    t = 0.01/0.132 = 0.07jam = 4.2menit

    Soal 5 (efek biologi):
    Sebutkan tiga hal yang dapat mencirikan akibat yang bersifat deterministik
    Jawab:
    Adanya dosis minimum tertentu (dosis ambang) yang menyebabkan suatu efek deterministic tertentu untuk pertama kalinya dapat diamati
    Keparahan akibat efek ini akan bertambah jika dosis diatas dosis ambangnya ditambah
    Ada keterkaitan yang jelas antara penyebab dan akibat

    Soal 6 (efek biologi):
    Bagaimana cara pencegahan/pengurangan terjadinya efek deterministic dan efek stokastik
    Jawab :
    Pencegahan efek deterministic dikalukan dengan menetapkan batas taradosis pada tingkat yang cukup rendah sehingga tidak ada dosis ambang yang dicapai meskipun penyinaram diterima seumur hidup atau selama masa tugas
    Pengurangam terjadinya efek stokastik dapat dilakukan dengan jalan mengusahakan agar semua penyinaran yang setelah melalui pertimbangan sesuai dengan 3 filosofi keselamatan radiasi (justifikasi, optimasi, limitasi)

    BalasHapus
  2. Sahgandhi Budi Kusuma
    030800173
    ELMEK ‘08

    A. Contoh Soal dan jawaban Dosimetri
    1. Bidang Dosimetri merupakan bidang litbang yang dibentuk berdasarkan Peraturan Kepala Badan Tenaga Nuklir Nasional Nomor?
    2. Berdasarkan Peraturan Kepala BATAN No. 106/KA/VI/2006 tanggal 6 juni 2006 tentang pembentukan Kelompok di lingkungan BATAN, Bidang Dosimetri dalam melaksanakan kegiatannya, dibagi atas 3 (tiga) kelompok yaitu?
    Jawaban . . .
    1. No. 392/KA/XI/2005 tentang Organisasi dan Tata Kerja BATAN.
    2. a. Dosimetri Personil dan Lingkungan
    b. Standardisasi Radionuklida dan Kalibrasi Radiasi
    c. Dosimetri Aplikasi Medik.

    B. Contoh Soal dan jawaban efek biologi
    1. Waktu yang dibutuhkan sampai terlihatnya gejala efek somatik sangat bervariasi sehingga dapat dibedakan atas efek segera dan efek tertunda. Apa yang dimaksud dengan efek segera dan efek tertunda dan sebutkan contoh dari masing-masing efek tsb.
    2. Apabila kita terkena radiasi dari luar tubuh maka kita menyebutnya sebagai radiasi eksterna. Partikel alpha, beta, sinar gamma, sinar-X dan neutron adalah jenis radiasi pengion, tetapi tidak semua memiliki potensi bahaya radiasi eksterna. Jelaskan perbedaan partikel-partikel tsb jika dilihat dari bahaya radiasi eksterna yang mungkin terjadi dari masing-masing partikel.
    Jawaban . . .
    1. Efek segera adalah kerusakan yang secara klinik sudah dapat teramati pada individu dalam waktu singkat setelah individu tersebut terpapar radiasi, seperti epilasi (rontoknya rambut), eritema (memerahnya kulit), luka bakar dan penurunan jumlah sel darah. Kerusakan tersebut terlihat dalam waktu hari sampai mingguan pasca iradiasi. Sedangkan efek tertunda merupakan efek radiasi yang baru timbul setelah waktu yang lama (bulanan/tahunan) setelah terpapar radiasi, seperti katarak dan kanker.
    2. - Partikel alpha memiliki daya ionisasi yang besar, sehingga jangkauannya di udara sangat pendek (beberapa cm) dan dianggap tidak memiliki potensi bahaya eksterna karena tidak dapat menembus lapisan kulit luar manusia.
    - Partikel beta memiliki daya tembus yang jauh lebih tinggi dari partikel alpha. Daya tembus partikel beta dipengaruhi besar energi. Partikel beta berenergi tinggi mampu menjangkau beberapa meter di udara dan dapat menembus lapisan kulit luar beberapa mm. Oleh karena itu, partikel beta memiliki potensi bahaya radiasi eksterna kecil, kecuali untuk mata.
    - Sinar-X dan sinar gamma adalah gelombang elektromagnetik dengan panjang gelombang pendek dan meiliki kemampuan menembus semua organ tubuh, sehingga mempunyai potensi bahaya radiasi eksterna yang signifikan.
    - Neutron juga memiliki daya tembus yang sangat besar. Neutron melepaskan energi didalam tubuh karena neutron dihamburkan oleh jaringan tubuh, Neutron memiliki potensi bahaya radiasi eksterna yang tinggi sehingga memerlukan penanganan yang sangat hati-hati.
    C. Contoh Soal dan jawaban Fisika Radiasi
    1. Untuk memisahkan atom H menjadi sebuah electron dan sebuah proton, diperlukan energi sebesar 13,6 Ev. Hitunglah jari-jari orbit electron didalam atom hydrogen tersebut.
    2. Hitung laju dosis ekivalen yang diterima pekeja operator radiasi pada jarak 10 m dari sumber Co-60 dengan aktivitas 5 Curie (5Ci).
    Jawaban . . .
    1. Energi ikat suatu atom mempunyai harga negatif = energi yang digunakan untuk dapat memisahkan elektron dengan proton dari dalam sebuah atom, sehingga, Eikat= - 13,6 Ev = -2,2 x 1018 joule E = -ke2/2r Diperoleh r = 5,2 x 10-11 m.
    2. T untuk Co-60 = 0,53 x (f x gamma – 1 + fx gamma -2) = 0,53 x (1,3 x 1,17 + 1,3 x 1,33) R/jam = 1,7225 R/jam
    X10m = (1,7225 x 5 ) / (100)R/jam = 0,086125 R/jam = 86,125 mR/jam
    Karena energi gamma sekitar 1 MeV, maka f berada sekitar 1, jadi
    D10m = fX 10m = 86,125 mR/jam
    H10m = QD 10m = 86,125 mR/jam, karena Q untuk gamma = 1

    BalasHapus
  3. Dora Kristina
    030800157
    Elektomekanik


    A. Dosimetri
    1. Apakah yang dimaksud dengan dosimetri dan apakah tujuannya ?

    Jawab :
    Dosimetri adalah ilmu yang mempelajari besaran (kuantitas) dan satuan (unit) dosis radiasi, serta metode perhitungannya. Tujuannya adalah mengetahui kuantitas dampak yang ditimbulkan oleh interaksi radiasi terhadap materi dan manusia.
    2. Dalam proteksi radiasi kita mengenal besaran-besaran dosis, sebutkan dan jelaskan pengertian dari besaran-besaran dosis tersebut ?
    Jawab :
    a. Penyinaran (X)
    Adalah kemampuan Sinar-x/Gamma untuk menimbulkan ionisasi di udara.
    b. Dosis Serap (D)
    Adalah energi rata-rata radiasi yang diserap oleh materi/bahan persatuan massa bahan.
    c. Dosis Ekivalen (H)
    Adalah dosis serap yang sama tetapi berasal dari jenis radiasi yang berbeda ternyata memberikan efek yang berbeda pada tubuh manusia.
    d. Dosis Efektif (E)
    Adalah dosis ekivalen yang sama ternyata jika berinterkasi dengan organ/jaringan yang berbeda akan memberikan efek berbeda.
    e. Dosis Terikat (Ht, E t)
    Adalah dosis akibat masuknya zat radioaktif ke dalam tubuh dan diperhitungkan selang waktu antara masuknya dan dosis setelah 50 tahun (dewasa) atau 70 tahun (anak-anak).
    f. Dosis Kolektif/populasi (S)
    Adalah dosis efektif yang diterima populasi atau penduduk yang merupakan perkalian jumlah penduduk yang terekspose dan dosis radiasi rata-rata yang diterima perorangan.






    B. Efek Biologi

    1. Sebutkan efek yang ditimbulkan oleh efek stokastik dan efek non stokastik dan berikan contohnya ?
    Jawab :
     Efek Stokastik
    Peluang terjadinya sebanding dosis
    • Timbul setelah masa tenang yang lama
    • Tidak ada penyembuhan spontan
    • Tidak memiliki dosis ambang
    Contoh : Kanker dan Efek Genetik

     Efek Non Stokastik Deterministik)‏
    • Terjadi bila dosis ambang dilampau (dosis ambang tidak sama dgn NBD)‏
    • Timbul beberapa saat setelah radiasi
    • Ada penyembuhan spontan
    • Di atas dosis ambang, tingkat keparahan
    Contoh : Kemandulan, Luka Bakar
    2. Sebutkan faktor-faktor penyinaran interna dan usaha apa yang dilakukan untuk mengendalikan faktor penyinaran interna tersebut ?
    Jawab :

     Penyinaran Interna
    • Aktivitas/Kuantitas Radionuklida
    • Rute Radionuklida (pernafasan, pencernaan, luka)‏
    • Sifat fisik Radionuklida ( T1/2 , jenis radiasi, energi radiasi)‏
    • Sifat Kimia Radionuklida (bentuk, daya larut, PH, dll.)‏
    • Lamanya di dalam tubuh (T ½ biologi)‏
    • Daya Ionisasi (alpha, beta, gamma/X)‏
    • Organ Kritik Sasaran (Cs-137 : jaringan lunak/ ginjal, Sr-90 : tulang, I-131/I-125 : kelenjar gondok
     Pengendalian
    • Cegah kontaminasi internal
    • Keluarkan secepat mungkin dari dalam tubuh (urine, feaces, keringat, muntah, dll.)‏
    • Analisis ekskreta atau WBC





    C. Fisika Radiasi
    1. Sebutkan sifat-sifat radiasi alfa, beta, dan gamma ?

    Jawab :

     Sifat-sifat radiasi alpha :
    • Bermuatan besar (+2e)
    • Dibelokkan medan listrik dan magnet
    • Mengionkan zat yang dilaluinya
    • Daya ionisasi sangat besar
    • Jarak jangkau kecil 3,4 – 8,6 cm
    • Mudah dihambat : cukup dengan selembar kertas
    • Berkecepatan 1/100 – 1/10 C (kec.cahaya)

     Sifat-sifat radiasi beta :
    • Jenis : b- (Elektron) dan b+ (Positron)
    (Massa sama muatan berbeda)
    • Daya ionisasinya 1/100 a
    • Dibelokkan medan listrik dan magnet
    • Mudah dihambur dalam medium
    • Berkecepatan 1/100 – 99/100 C
     Sifat-sifat radiasi gamma :
    • Tidak bermassa dan tidak bermuatan
    • Tidak dibelokkan medan listrik dan magnet
    • Berenergi tinggi ( > energy sinar-x )
    • Daya tembus sangat besar
    • Daya ionisasi kecil

    2. Sebutkan efek yang ditimbulkan oleh interaksi gamma dengan materi ?

    Jawab :

    a. Efek Fotolistrik : 0,1 Mev < E Photon £ 0,5 Mev
    Eksitasi Elektron (E) = Ek’ = Ek
    - Kulit Terluar
    - Kulit Didalamnya : Sinar-X Karakteristik / Fluoresen

    b. Efek Compton : 0,5 Mev < E Photon £ 1,02 Mev
    Eksitasi Elektron (E) + Ek’ = Ek
    c. Efek Produksi Pasangan : E Photon > 1,02 Mev
    Elektron + Positron = Anihilasi (g)

    BalasHapus
  4. FEBRY KURNIAWAN RAHMANDANU/030800163/ELMEK 5
    Soal-Soal
    Soal Dosimetri
    1. Sebutkan tentang ruang lingkup jenis radiasi?
    2. Suatu sumber Cs137 terpasang dalam dalam pesawat sinar-x dengan Aktivitas 100 Ci.Apabila jarak antara pesawat dengan seorang pekerja radiasi berada dalam jangkauan 10 m.Berapa laju dosis yang diterima oleh pekerja tersebut? ( Rem2/jam Ci )
    Soal Efek Biologi
    3. Apabila seorang pekerja proteksi radiasi terkena penyinaran tunggal oleh suatu zat radioaktif dengan dosis yang tinggi dalam waktu yang singkat akan mengakibatkat sindroma radiasi akut yang berefek pada seluruh jaringan tubuh manusia.Sebutkan 3 macam sindroma berdasarkan tingkat dosis yang diterima?
    4. Apa saja efek teratogenik yang menimbulkan cacat karena janin teradiasi?

    Soal Fisika Radiasi
    5. Hitunglah umur rerata 14C, jika T1/2 ( 14C ) = 6000 tahun.
    6. Uranium adalah pemancar dan diperoleh ahwa 1 gram akan memancarkan 12.200 /second. Dengan informasi ini tentukan umur paruh .
    Jawab
    Soal Dosimetri
    1.Ruang Lingkup:
    Jenis Radiasi : Alpha
    Beta
    Gamma /sinar-X
    Neutron

    2.
    Soal Efek Biologi
    3.a.Sindroma Hemapoetik (> 2 Sv)‏
     berpengaruh pada semua organ
     kepekaan organ berbeda, respon berbeda
    b.Sindroma Gastro Intestinal (> 10 Sv)‏
     gejala sama ditambah diare (usus terganggu)‏
    c.Sindroma Sistem Syaraf Pusat ( > 30 Sv)
     tidak sadar
     dapat terjadi kematian
    4. Jika Usia janin < 15 hari : kematian janin
    15-50 hari : kelainan bawaan/ cacat
    > 50 hari : gangguan pertumbuhan

    Soal Fisika Radiasi
    5. Umur rerata 14C = 1/
    = T1/2/ ln 2
    = 6000 tahun/ ln 2
    = 8656,17 tahun
    6.A = 12.200 /second
    Mass ; m = 1 gram
    M = 238
    Jumlah inti
    N = NA x (inti)
    = 6,023 . 1023 x = 253 . 1021 inti
    Konstanta peluruhan

     T1/2 = = 1,44 . 1017 s = 4,6 . 109 tahun

    BalasHapus
  5. FISIKA RADIASI
    1. Apa yang dimaksud dengan ketidakstabilan inti dan berikan contohnya?
    Jawab :
     Ketidakstabilan inti adalah komposisi jumlah proton dan neutronya tidak seimbang atau tingkat energinya tidak berada pada keadaan dasar.
     Contoh inti tidak stabil :
    • Inti berat ( Inti dengan A besar) : U-238, U-235, Th-234, Po-218
    • Inti ringan (Inti dengan A kecil) : H-3, C-14, K-40
    2. Sebutkan dan jelaskan macam-macam bentuk ketidakstabilan inti?
    Jawab :
    Bentuk ketidakstabilan inti ada dua macam.yaitu :
    a. Ketidakstabilan dinamis, yaitu inti pecah secara spontan menjadi dua atau lebih bagian, contoh : fisi, peluruhan alpha
    b. Ketidakstabilan beta,yaitu Perubahan wujud nucleon dari proton ke netron atau sebaliknya (perubahan muatan listrik juga) yang disertai peluruhan beta dan penangkapan electron.
    3. Sebutkan dan jelaskan perbedaan karakteristik radiasi( alfa, beta, gamma, dan sinar-X)?
    Jawab:
    Perbedaan karakteristik radiasi
    Jenis Radiasi Daya Ionisasi Daya Tembus
    Alpha Besar Rendah
    Beta Sedang Sedang
    Gamma Kecil Sangat Besar
    Sinar-X Kecil Besar
     Sifat Radiasi Alfa :
    a. Daya ionisasi besar
    b. Jarak jangkauan (tembus) sangat pendek
    c. Dibelokkan jika melewati medan magnet/ listrik.
    d. Kecepatan bervariasi 1/100 à1/10 kecepatan cahaya.
    e. Spektrum energi radiasi a diskrit
     Sifat Radiasi Beta :
    a. Daya ionisasi di udara 1/100 kali dari partikel alpha.
    b. Jarak jangkauan di udara mencapai beberapa cm
    c. Dibelokkan jika melewati medan magnet/ listrik.
    d. Kecepatan 1/100 à99/100 kecepatan cahaya.
    e. Mudah dihamburkan karena ringan
    f. Spektrum energi radiasi kontinyu
     Sifat Radiasi gamma ;
    a. Tidak bermassa dan tidak bermuatan
    b. Tidak dibelokkan medan magnet dan listrik
    c. Energi tinggi dibandingkan dengan sinar-X
    d. Daya tembus yang besar
    e. Daya ionisasi kecil
     Sifat Radiasi sinar –X ;
    a. Termasuk gelombang elektromagnetik
    b. Energi yang dipancarkan oleh proses transisi electron dari lintasan luar ke dalam.
    c. Daya ionisasi kecil
    d. Daya tembus besar

    DOSIMETER
    1. Berapa nilai faktor gamma untuk sumber Co-60 bila mempunyai energi gamma sebesar 1,17 MeV dan 1,33 MeV dengan fraksi masing-masing 100%?
    Jawab :
    Dik : Co-60 E1 = 1,17 Mev
    E2 = 1,33 Mev
    F1 = F2 = 100 % =1
    Dit :  =…???
    Penyelesaian :
    = 0,53 . 1(1,17 + 1,33 )
    = 0,53 x 2,5 = 1,325
    Jadi factor gamma Co-60 dengan energy 1,17 Mev dan 1,33 Mev adalah 1,325

    2. Sumber radiasi Co-60 dengan aktivitas 500 mCi akan digunakan dalam industri. Berapa laju paparan pada jarak 10 meter apabila diketahui faktor gamma untuk Co-60  = 1,3 (R.m2/Ci. Jam).
    Jawab :
    Dik : Co-60 A = 500mCi
    R = 10 meter
     = 1,3 R.m2/Ci. Jam
    Dit : Laju paparan / …??
    Penyelesaian :

    BalasHapus
  6. Fauzi Maulana
    030800161

    Efek biologis
    Soal : Apa perbedaan proses ionisasi dan proses biokimia pada efek biologis radiasi?
    Jawaban : Pada proses ionisasi, akan terjadi perpecahan ikatan kimia (pembentukan ion) dari struktur kima sel, sehingga sel akan menjadi rusak. Proses biokimia. Pada proses ini, ionisasi tidak langsung mengenai sel, melainkan bereaksi dengan air, yang mengakibatkan pecahnya air menjadi H+ dan OH- dalam bentuk radikal yang sangat reaktif. Senyawa radikal ini akan bereaksi dengan sel pada tubuh yang akan menimbulkan kelainan struktur kimia, yang akan mengakibatkan kerusakan sel.

    Soal : Apa yang anda ketahui tentang efek radiasi, efek genetik, efek teragonik. efek stokastik, dan efek deterministik?
    jawaban :
    1. Efek radiasi : Efek radiasi yang dapat dirasakan langsung oleh orang yang menerima radiasi (contoh: kanker, leukimia, luka bakar, katarak, kemandulan, kelainan kongenital)
    2. Efek Genetik : Efek radiasi yang diterima oleh individu akan diwariskan kepada keturunannya (contoh: penyakit keturunan, kanker pada masa kanak-kanak)
    3. Efek Teragonik: Efek pada embrio (contoh: kemunduran mental)
    4. Efek Stokastik: Efek yang kebolehjadian timbulnya merupakan fungsi dosis radiasi dan diperkirakan tidak mengenal dosis ambang (contoh: leukimia, kanker, efek genetik)
    5. Efek Deterministik: Efek yang kualitas keparahannya bervariasi menurut dosis dan hanya timbul bila dosis ambang dilampaui (contoh: katarak, anemia, penurunan IQ janin, pneunomitis, kemandulan, sindrom radiasi akut)

    Dosimetri
    Soal : Apa yang dimaksud dengan konstanta gamma dan berikan tiga contoh sumber radiasi dan berapa konstanta gammanya?
    jawaban : Persentase paparan radiasi gamma yang mempunyai aktivitas 1 Currie pada titik yang berjarak 1 m. Co-60 (1,31 rhm), Ir-92 (0,5 rhm), dan Na-24 (1,87 rhm).

    Soal : Sebut dan jelaskan pembagian daerah kerja radiasi!
    jawaban :
    - daerah pengawasan, yaitu daerah yang memungkinkan seseorang menerima dosis radiasi kurang dari 1500 mrem dalam satu tahun dan bebas kontaminasi,
    - daerah pengendalian, yaitu daerah yang memungkinkan seseorang menerima dosis radiasi 1500 mrem atau lebih dalam setahun.


    Fisika radiasi
    soal : apa perbedaan sinar x dangan sinar gamma?
    jawaban : Yaitu pada proses pembentukannya. Sinar gamma adalah hasil perubahan dalam nukleus, sedangkan sinar X dipancarkan bila elektron atomik mengalami perubahan orbit atau adanya pengereman elektron yang menekati inti


    soal : sebutkan kegunaan radiasi di bidang kedokteran
    jawaban : Radiasi dan zat radioaktif digunakan untuk diagnosis, pengobatan, dan penelitian. sinar X, misalnya, melalui otot dan jaringan lunak lainnya tapi dihentikan oleh bahan padat. Properti sinar X ini memungkinkan dokter untuk menemukan tulang rusak dan untuk menemukan kanker yang mungkin tumbuh dalam tubuh. Dokter juga menemukan penyakit tertentu dengan menyuntikkan zat radioaktif dan pemantauan radiasi yang dilepaskan sebagai bergerak melalui substansi tubuh.

    BalasHapus
  7. Ebi Trisno
    030800158
    Elektromekanik ‘08

    Lanjutan

    DOSIMETER
    1. Berapa nilai faktor gamma untuk sumber Co-60 bila mempunyai energi gamma sebesar 1,17 MeV dan 1,33 MeV dengan fraksi masing-masing 100%?
    Jawab :
    Dik : Co-60 E1 = 1,17 Mev
    E2 = 1,33 Mev
    F1 = F2 = 100 % =1
    Dit : G =…???
    Penyelesaian :
    = 0,53 . 1(1,17 + 1,33 )
    = 0,53 x 2,5 = 1,325
    Jadi factor gamma Co-60 dengan energy 1,17 Mev dan 1,33 Mev adalah 1,325

    2. Sumber radiasi Co-60 dengan aktivitas 500 mCi akan digunakan dalam industri. Berapa laju paparan pada jarak 10 meter apabila diketahui faktor gamma untuk Co-60 G = 1,3 (R.m2/Ci. Jam).
    Jawab :
    Dik : Co-60 A = 500mCi
    R = 10 meter
    G = 1,3 R.m2/Ci. Jam
    Dit : Laju paparan / …??
    Penyelesaian :



    EFEK BIOLOGIS
    1. Sebutkan efek-efek biologis dari radiasi dan jelaskan 2 saja dari efek biologis penyebab dan akibat yang ditimbulkan Radiasi tersebut?
    Jawab:
    a. Efek-Efek akut
    Penyinaran Radiasi yang berlebihan bersifat akut terhadap seluruh tubuh akan mempengaruhi semua organ dan system-sistem yang terdapat dalam tubuh.Namun demikian, karena tidak semua organ / system organ memiliki kepekaan yang sama terhadap radiasi, maka pola-pola respon, atau sindrom penyakit pada seseorang yang mengalami penyinaran yang berlebihan tergantung pada banyaknya dosis. Untuk menyederhanakan klasifikasi, maka sindrom radiasi akut dibagi 3, bersama dengan naiknya tingkat keparahan :
    1. Sindrom Hemopoietik
    2. Sindrom Gastrointestinal ( lambung dan usus )
    3. Sindrom Sistem syaraf pusat
    Efek dari ketiga sindrom diatas :
    1. Mual dan ingin muntah
    2. Tak enak badan dan lesu
    3. Naiknya suhu
    4. Perubahan-perubahan darah
    b. Efek-Efek tertunda
    Disebabkan karena adanya penyinaran berlebihan tunggal yang besar ataupun penyinaran berlebihan tingkat rendah yang terus-menerus : medan radiasi dari luar / dapat juga oleh pengisapan atau penyerapan Radioisotop yang kemudian menetap dalam tubuh melalu reaksi kimia dengan protein jaringan.
    Yang termasuk efek-efek tertunda :
    1. Kanker
    2. Leukemia
    3. Kanker tulang
    4. Kanker paru-paru
    c. Efek-Efek Genetika
    2. Apa perbedaan Efek Deterministic(non-stokastik) dan stokastik?
    Jawab :
    Efek deterministic timbul bila dosis yang diterima diatas dosis ambang ( threshold dose ) dan umumnya timbul beberapa saat setelah terkena radiasi. Sedangkan efek stokatik adalah efek yang tidak mengenal dosis ambang untuk dapat menimbulkan perubahan pada system biologi.

    3. Sebutkan factor-faktor yang perlu diperhatikan untuk terapi radiasi?
    Jawab :
    Factor-faktor yang perlu diperhatikan untuk terapi radiasi :
    a. Jenis Radiasi ( Sinar X voltage, Uranium, Radium, Co-60 dll)
    b. Jenis Sel (Sel embrional atau bukan)
    c. Lingkungan sel (apakah terjamin adanya penyaluran darah disekitar sel tersebut atau tidak?)
    d. RBE(Realtive Bilogical Effectiveness) sangat tinggi ( lebih dari 1) mempunyai kemampuan mematikan sel lebih besar.

    BalasHapus
  8. Diego Lazuardi
    030800156
    elmek 08

    Fisika Radiasi
    1.Diantara ketiga jenis radiasi ini α, β, γ, susun radiasi tersebut berdasarkan daya tembus dan daya ionisasi dari kecil ke besar…
    Jawab :
    Daya tembus: α < β < γ
    Daya Ionisasi: α > β > γ

    2.Isotop 2He6 tidak stabil, prediksikan jenis peluruhan yang akan terjadi
    Jawab :
    Peluruhan β+, beta negative karena 2He6→2He4+e

    Efek Biologi Radiasi
    1.Apa yang terjadi jika bahan biologok menyerap energy dari radiasi?

    Jawab:
    Penyerapan energi dari radiasi ke dalam bahan biologik dapat menyebabkan eksitasi atau ionisasi. Eksitasi adalah munculnya satu elektron dalam suatu atom atau molekul pada tingkat energi yang lebih tinggi tanpa pengusiran elektron. Jika radiasi memiliki cukup energi untuk mengusir satu atau lebih elektron orbital dari atom atau molekul disebut ionisasi dan radiasi tersebut disebut radiasi ionisasi (pengion) dimana karakteristiknya yang penting adalah pelepasan secara lokal sejumlah besar energi.

    2.Apa yang terjadi jika suatu bentuk radiasi berada di dalam jaringan tubuh organisme?

    Jawab:
    Efek biologik radiasi menghasilkan kerusakan pada sel yang secara lebih mendetail berupa kerusakan DNA yang merupakan sasaran utama pajanan radiasi. Ketika suatu bentuk radiasi, baik sinar-X, gamma atau partikel bermuatan maupun tidak bermuatan mengenai atau berada dalam suatu jaringan tubuh organisme, maka ada kemungkinan akan berinteraksi langsung dengan sel atau sub seluler dengan sasaran kritis dalam sel seperti inti sel yang mengandung kromosom.

    Dosimetri
    1. Diketahui sumber hilang, teridentifikasi sebagai Ir-192, dengan A0 25 Ci, pada waktu pembelian sumber 1-1-2010, berapa jarak aman daerah pengendalian pekerja radiasi jika waktu terjadi kecelakaan pada 1-8-2010, waktu paruh Ir-192 adalah 3,5 bulan?
    Jawab:
    t= 7bulan
    A=A_o.e^(-λt)
    = 25Ci.e^(-0.693/3.5.7)
    = 12.5 Ci
    (X=Γ A/r^2 ) ̇
    (2,5 .〖10〗^(-3) Rem/jam=0,5 Rem/(Ci.jam) (12,5 Ci)/r^2 ) ̇
    r=50m

    2. Berapa nilai batas dosis untuk magang dan mahasiswa berusia antara 16 sampai 18 tahun yang menggunakan zat radioaktif?
    Jawab:
    0,3 dari NBD pekerja radiasi ( menurut SK Kepala BAPETEN No. 01/Ka-BAPETEN/V-99 )

    BalasHapus
  9. Septianta Nugraha
    030800174

    Fisika Radiasi

    1.Sebutkan syarat terjadinya efek produksi pasangan ?
    Jawab: energi photon harus > 1,02 MeV
    2. Jika satu gram 88Ra226 memiliki aktivitas 3,612x1010 dps, Berapakah waktu paruh sumber tersebut?

    Jawab:
    A=λ.N → A=0,693/t_(1/2) .N
    3,612.〖10〗^10=0,693/t_(1/2) .1/226.6,02.〖10〗^23
    ti/2= 1,355.1011= 1622 Tahun

    Efek Biologi Radiasi
    1.Jelaskan yang anda ketahui tentang Sindrom Radiasi Akut !

    Jawab :
    Sindroma radiasi akut (SRA) adalah sekumpulan sindrom klinik yang terjadi dalam waktu beberapa detik sampai 3 hari setelah pajanan radiasi pengion akut pada seluruh tubuh dengan dosis relatif tinggi (≥ 1 Gy). Perkembangan SRA meliputi reaksi inisial (sindroma prodromal), periode laten, manifestasi kerusakan, dan fase pemulihan atau kematian.

    2. Apa akibat yang terjadi pada manusia jika terkena pajanan radiasi gamma dengan beta, radiasi gamma dosis rendah dan pajanan radiasi gamma-neutron?

    Jawab :
    Perbedaan pajanan jenis radiasi menimbulkan perbedaan dalam manifestasi SRA.
    Pada pajanan kombinasi radiasi gamma dengan beta, menimbulkan kerusakan pada kulit dan
    mukosa sebagai penyebab utama mortalitas dan morbiditas. Pada kebanyakan kasus pajanan
    radiasi yang tidak homogen,akan terjadi kombinasi sindrom haematopoitik atau sumsum
    tulang (SST) dan sindrom kutaneus (SK).

    Pada kecelakaan dengan radiasi gamma dosis rendah, kerusakan kulit sering terbatas pada daerah permukaan tetapi dapat berkembang ke
    organ dalam bergantung pada bagian tubuh yang terpajan. Biasanya keparahan SRA
    dideterminasi oleh kerusakan lokal dan juga sindroma hematologik.

    Pajanan gamma-netron
    sebagai karakteristik kecelakaan kritikalitas menimbulkan variasi kerusakan lokal dan
    kerusakan seluruh tubuh. Bagian penting dari SK adalah kerusakan jaringan seluler
    subkutaneus dan pembuluh darah


    Dosimetri
    1.Seorang operator reactor pada 3 hari masa kerjanya tercatat menerima dosis ekivalen sebesar:
    Hari-1 500 µrem
    Hari-2 11,5 mrem
    Hari-3 38 mrem
    Berapa total dosis ekivalen dalam mSv yang diterima pekerja selama 3 hari tersebut?

    Jawab:
    500µrem+ 11,5mrem+38mrem= 50mrem= 0,5 mSv

    2. Pada waktu bekerja dosis yang diterima pekerja pada jarak 10m tiap jamnya dari sumber sebesar 0,2 Sv. Berapa laju dosis yang diserap pekerja pada jarak 15 m?
    Jawab:
    D_2=(D_1.〖r_1〗^2)/〖r_2〗^2
    D_2=20rem/jam.〖10〗^2/〖15〗^2
    =8.89rem/jam

    BalasHapus
  10. RITO LAKSONO
    030800171
    ELEKTROMEKANIK 5

    MEMBUAT SOAL DAN JAWABAN

    Fisika Radiasi
    1. Aktivitas suatu radionuklida tertentu menurut 28% dari aktivitas semula adalah 21 hari. Tentukan umur paruh radionuklida ini !
    Penyelesaian :
    At = Ao . e^λ.t
    (100-28/100)Ao = Ao . e ^ -λ . 21
    0,72 = e ^-λ . 21
    Ln 0,72 = -λ . 21
    - 0,328 = - λ . 21
    λ = 0,016
    0,693/umur paruh = 0,016
    Umur paruh = 0,693/0,016
    Umur paruh = 44,3 hari

    2. Berapa gram Cs-137 yang diperlukan agar diperoleh aktivitas sebesar 10 Ci?
    Penyelesaian :
    Na = 6,02 . 10^23
    A = 10 Ci = 10 . (3,7 . 10^10) = 3,7. 10^11 dps
    Wktu paruh= 30 tahun = 9,3 . 10^8 detik
    λ = 0,693/waktu paruh

    A = λ . N
    A = λ .[ (massa/Z) . Na]
    Massa = (A . Z . waktu paruh)/ (0,693 . Na)
    Massa = [(3,7 . 10^11)(137)(9,3 . 10^8)]/[0,693 . (6,02 . 10^23)]
    Massa = 0,11 gram

    3. Sebutkan proses apa saja yang menyebabkan energi zarah radiasi beta dapat hilang?
    Penyelesaian :
    Dapat hilang dengan proses :
    a. Ionisasi spesifik
    b. Stopping power
    c. Peristiwa bremstrahlung
    d. Jangkauan (range)
    e. Peristiwa absorbsi


    Soal Efek Biologi Radiasi
    1. Sebutkan beberapa faktor fisis yang memperngaruhi terjadinya efek somatik?
    Penyelesaian:
    Faktor fisis yang mempengaruhi efek somatik yaitu :
    a. Jenis radiasi yang mengenai tubuh manusia
    b. Banyaknya dosis serap yang diterima oleh organ tubuh manusia
    c. Waktu paparan yang diterima oleh organ tubuh.
    d. Distribusi dosis radiasi, apakah tersebar merata ke seluruh tubuh atau hanya organ tertentu saja.
    2. Sebutkan kerusakan yang terjadi pada sel tubuh akibat radiasi?
    Penyelesaian:
    Kerusakan yang dapat terjadi pada sel yaitu :
    a. Kematian sel secara langsung karena radiasi yang sangat kuat.
    b. Pembelahan sel jadi lambat atau tertunda.
    c. Terjadi perubahan permanen pada sel anak setelah terjadi pembelahan pada sel induk.


    Soal Dosimetri
    1. Pada praktikum PKR hari ini, Rito mengukur laju paparan sumber radiasi Cs-137 dengan aktiivitas 100 Mbq nilai laju paparan yang terukur adalah sebesar 86 R/jam pada jarak 4 meter. Tentukan Laju dosis serap yang diterima oleh Rito Tersebut? Berapa energi radiasi sumber pada saat itu?
    Penyelesaian:
    Laju dosis (D) = f . Laju paparan (X)
    Laju dosis (D) = 0,877 . 86 R/jam
    Laju dosis (D) = 75,4 rad/jam = 75,4 rem/jam...faktor kualitas =1

    Laju dosis (D) = AE/6 r^2
    E = laju dosis (D) . 6 r^2/A
    E = 75,4 . 6 (4)^2/100
    E = 72,3 MeV

    2. Suatu sumber radioaktif dapat menimbulkan ionisasi di udara per 50 cm kubik sebesar 294 esu. Tentukan laju paparan dari sumber radioaktif tersebut selama 4 jam!
    Penyelesaian :
    Paparan (X) = dQ/dm
    Paparan (X) = 294/50
    X = 5,88 Roentgen

    Laju paparan (X’) = paparan / waktu
    Laju paparan (X’) = 5,88/4
    Laju paparan (X’) = 1,47 R/jam

    BalasHapus
  11. Komentar ini telah dihapus oleh administrator blog.

    BalasHapus
  12. fawiet eriawatyningsih
    030800162
    elmek V

    soal biologi radiasi
    1. apakah tujuan keselamatan radiasi?
    dan bedakan efek radiasi berdasarkan jenis sel!
    .mencegah terjadinya efek non stokastik/ deterministik yang membahayakan dan membatasi peluang terjadinya efek stokastik.
    .berdasarkan jenis sel, efek radiasi dapat dibedakan atas efek genetik dan efek somatik. Efek genetik atau efek pewarisan adalah efek yang dirasakan oleh keturunan dari individu yang terkena paparan radiasi. Sebaliknya efek somatik adalah efek radiasi yang dirasakan oleh individu yang terpapar radiasi.

    2. apakah perbedaan efek stokastik dan efek non stokastik?
    -stokastik;
    .peluang terjadinya sebanding dengan dosis
    .timbul setelah masa tenang yang lama
    .penyembuhan spontan
    .todak memiliki dosis ambang
    -non
    .terjadi bila dosis ambang dilampaui
    .timbul beberapa saat setelah radiasi
    .ada penyenbuhan spontan
    . di atas dosis ambang

    fisika radiasi
    1.jika diketahui I0 Ra=100mRem/jam dan HVL=7mm, berapa besarnya I setelah melawati perisai baja setebal 21mm?
    jwb.
    I= I0*(1/2)^n
    I= 100*(1/2)^21/7
    I= 100/8= 12,5

    2.sebutkan 4 sifat radiasi neutron!
    a.tidak bermuatan
    b.tidak dapat dibelokkan medan listrik dan magnet
    c.daya tembus tergantung pada energi
    d.laju energinya diturunkan jika bertumbukan dengan atom seukuran

    Dosimetri
    1.Ir-192 dengan faktor gama 0,5mRem/jam, aktivitasnya 2Ci, berapakah jarak petugas dari sumber jika laju paparannya adalah 0,0225R/jam. hitung pula waktu pekerja radiasi maksimum jika d=0,01mSv/jam!
    jwb;
    .X=fktr gama *A/r^2
    0,0225= 0,5*2/r^2
    r=15m
    .D= d*t
    t=D/d
    t=0,01/0,0225
    t=0,44 jam= 26 menit.

    2.dari soal sebelumnya, tentukan harga dosis ekivalen jika Q=100!
    jwb;
    .D=0,877*X
    D=0,877*0,0225
    D=0,0197
    .H=Q*D
    H=100*0,0197
    H=1,97.

    BalasHapus
  13. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  14. AGUNG KURNIAWAN
    ELEKTROMEKANIK V-030800152

    ==============================================
    FISIKA RADIASI
    1. Cari aktivitas 1 mg (10^-6 kg) radon.
    Jawab: Konstan peluruhan radon adalah
    λ=0,693T1/2=0,6933,8 harix(86400 hari)=2,1 x 10^-6 s^-1
    Massa sebuah atom hamper sama dengan nomor massanya dinyatakan dalam satuan massa atomic, sehingga banyaknya atom N dalam 1 mg Rn-222 adalah
    N=10^-6/(222 u x (1,66 x 10-27kg/u))=2,7 x 10^18 atom
    Jadi,
    A=λN=2,1 x 10^-6 s^-1x 2,7 x 10^18 inti
    = 5,7 x 10^12 kejadian/s
    = 5,7 x 10^3 GBq= 153 Ci
    Dalam kasus ini “kejadian” ialah peluruhan alfa.

    2. Sebatang pohon purba mengandung 14C dengan aktivitas 13 dpm per gram karbon. Aktivitas pohon hidup adalah 16 per menit per gram. Sudah berapa lamakah pohon itu mati?
    Jawab:
    Ao: 16 dpm
    A: 13 dpm
    λ=0,693/(T1/2)=0,693/5760 tahun
    t=(1/λ).In(A0/A)=(5760 tahun/0,693) In(16/13)=1726 tahun

    DOSIMETRI
    1. Jelaskan secara singkat istilah berikut:
    a. Penyinaran
    b. Dosis serap
    c. Dosis ekivalen
    d. Dosis efektif
    e. Dosis terikat
    f. Dosis kolektif
    Jawab:
    a. Penyinaran adalah besarnya insensitas radiasi sinar-x/gamma yang dapat menghasilkan ionisasi di udara dalam jumlah tertentu udara .
    b. Dosis ekivalen adalah perbandingan dampak yang ditimbulkan dari jenis radiasi yang berbeda.
    c. Dosis serap adalah besar energi radiasi yang diserap oleh materi/bahan.
    d.- Dosis efektif adalah interakasi radiasi dengan jenis organ yang berbeda mempunyai efek yang berbeda pula.
    e. Dosis terikat adalah dosis akibat masuknya zat radioaktif ke dalam tubuh.
    f. Dosis kolektif adalah dosis yang diterima populasi atau penduduk.
    2. Suatu sumber Cs-137 dengan aktivitas 1 Ci, berapa laju paparan radiasi pada jarak 5 meter?
    Jawab:
    Diketahui
    Г untuk Cs-137= 0,33 Rm^2/Ci.Jam
    r= 5 m dan A= 1 Ci
    x=ΓA/r^2=0,33152=0,0132 R/jam

    EFEK BIOLOGI
    1. Apakah akibat radiasi terhadap sel tubuh?
    Radiasi dapat mengakibatkan dampak sebagai berikut:
    a. Sel tubuh rusak
    b. Sel tubuh mati
    c. Sel tubuh berubah sifat (mutasi)‏

    2. Jelaskan secara singkat 4 tahap kerusakan sel manusia akibat pengaruh radiasi!
    Jawab:
    a. Kerusakan karena proses ionisasi
    Air dalam sel yang terkena radiasi akan terionisasi dan terurai menjadi ion H2O+ dan e-. Ion ini bersifat reaktif, menyerang molekul air lainnya dan akan terjadi ionisasi sekunder dan seterusnya.
    b. Kerusakan karena proses kimiafisika
    Terbentuk radikal bebas (OH- dan H+) yang sangat reaktif sehingga mudah bereaksi menjadi H2O2 (peroksida) yang bersifat oksidator kuat sehingga akan mudah menyerang molekul lain.
    c. Kerusakan karena proses biokimia
    Radikal bebas dan peroksida akan menyerang molekul organik sel dan inti sel yang terdiri dari kromosom- kromosom.
    d. Kerusakan karena proses biologis
    Merupakan proses kerusakan terakhir, bermacam-macam, dari orde beberapa puluh menit sampai puluhan menit. Hal ini tergantung pada kerusakan sel akibat proses sebelumnya. Kerusakan sel yang tejadi:
    - Sel tubuh rusak
    - Sel tubuh mati
    - Sel tubuh berubah sifat (mutasi)
    ==============================================

    BalasHapus
  15. bangkit rachmat hilca
    030800155

    dosimeter
    1. sebutkan dosis radiasi buat pekerja dan masyarakat umum?

    jawab

    para pekerja radiasi

    *rata-rata 20 mSv per tahun
    * maksimum 50mSV per tahun
    * selama kehamilan 2 mSv per tahun

    masyarakat umum

    * rata 1 sampai 3 msv per tahun
    *jangkaun keseragaman 0 samapai 20mSv

    dosimeter
    2. hitung laju dosis dari iridium 192 yang mempunyai energi 0,31 Mev dan mempunyai aktivitas 100Mbq. jika berjarak dari 10m?

    jawab

    diketahui
    E ; 0,31 mev/ peluruhan
    M : 100MBq = 100 Ci
    d : 10 m

    ditanya : H?


    jawab :

    H = ME/6d2

    H = ( 100 Ci x 0,31 Mev/ peluruhan ) :6x( 10)2

    H = 0,0561 Ci Mev/peluruhan m2


    fisika radiasi


    1. jelaskan terjadinya karakteristik sinar-X?

    jawab

    sinar x karakteristik terjadi karena elektron yang berada pada kulit K terionisasi sehingga terpental keluar. kekosongan kulit K segera diisi oleh elektron dari kulit di luarnya. setiap kejatuhan elektron tersebut kehilangan sejumlah energi, beda kulit dimana elektron jatuh.


    fisika radiasi

    1. suatu bahan radioaktif sumber Ir-192 mempunyai aktivitas sebesar 200MBq pada pukul 05.00 Wib sedangkan pada pukul 15.00 wib aktivitas menjadi tinggal 50 MBq. berapa waktu paro benda tersebut??

    jawab :

    A(t) = Ao (1/2 )2

    A(T)/Ao =50/200 = 1/4 =(1/2)2

    2=n =t : T 1/2

    T 1/2 = 10/2 = 5 jam



    biologi radiasi

    1. sebutkan pengertian biologi radiasi???

    jawab

    biologi radiasi adalah ilmu yang mempelajari tentang pengaruh ionisasi radiasi dalam tubuh makhluk hidup. kemungkinan terjadi efek biologi akibat interaksi radiasi dengan jaringan tubuh mansusia.

    2. apa yang dimaksud efek klinis???

    jawab efek klinis radiasi dapat dilihat dalam waktu bervariasi dalam kelas sedang, parah, bahkan sampai dapat menimbulkan kematian dalam hitungan menit. semakin besar jumlah energinya ,maka efek radiologinya yang terjadi akan semakin meningkat .

    BalasHapus
  16. Abdul Rohman Zainudin
    030800151/ELMEK 5

    SOAL DASAR FISIKA RADIASI

    1.SOAL
    Hitung jangkauan radiasi alpha yang dipancarkan dari U235 didalam UO2, bila diketahui energy radiasi alpha E=4,195 MeV dan densitas UO2 adalah 10,9 gram/cm3
    jawab:
    jangkauan alpa diudara
    1.E <4 MeV
    Ra=0.56.E(dalam cm)
    2. 2MeV<E<4 MeV
    Ra=0,318.E3/2(dalam cm)
    E=4,195 MeV
    Ra=0,318.E3/2
    =0,318.(4,195)3/2
    =0,318.8,592
    =2,73 cm
    Rm= . Ra
    Ra=2,73cm
    =10,9 gr/cm3

    n1 =n(4-238) = 1/3 A1=238
    N2=n(c) = 2/3 A2=16

    =90/7,8
    =11,53
    jangkauan alfa di UO2
    Rm=

    2.Hitung energy gelombang minimum sinar x yang keluar dari pesawat sinar x dengan daya 100 kV?
    Jawab:
    energy sinar x
    E=h.c/
    E=e .v
    h.c/=e . v


    = = 12,42 m = 12,42 . Ao = 0,1242 Ao

    SOAL DOSIMETRI
    Berapa persenkah intensitas yang tersisa bila radiasi sinar x atau sinar gamma melewati materi dengan ketebalan 5 HVL

    =
    n =


    =0,03125









    2. Apa yang dimaksud HVL dan TVL
    jawab :
    HVL : Tebal bahan yang dibutuh kan untuk mengurangi intensitas radiasi hingga menjadi setengahnya
    TVL : Tebal bahan yang dibutuhkan untuk mengurangi internsitas radiasi hingga menjadi sepersepuluh intensitas awalnya









    EFEK BIOLOGI RADIASI
    1.SOAL
    Apa efek dari penerapan interaksi radiasi dengan system biologi sebagai dosimeter biologi?
    JAWAB: Interaksi radiasi pengion dengan sistem biologi dapat menyebabkan berbagai macam efek
    biologik yang akan dimanifestasikan baik pada tingkat seluler, sitogenetik maupun tingkat molekuler.
    Berbagai macam metode biologik yang dimaksudkan untuk memperkirakan dosis radiasi telah
    dikembangkan oleh banyak peneliti menggunakan efek tersebut terutama dalam hal terjadinya peristiwakecelakaan radiasi. Hal ini dipertegas lagi dengan kenyataan bahwa dosimetri fisik tidak dapat diandalkansecara sendirian. Dengan kelebihan dan kekurangannya masing-masing, ulasan ulang ini memberikangambaran yang meluas akan pentingnya uji atau biomarker dalam dosimetri biologi seperti kromosomdisentrik, mikronuklei, fragmen kromosom, biokimia darah dan spermatogenesis. Adapun sampel biologikyang dapat dipergunakan untuk pengkajian dosis radiasi yang diterima oleh pekerja maupun korban kecelakaan antara lain darah, sperma, rambut, dan urin.

    2.SOAL
    Bagaimana prinsip kerja dari dosimetri biologi?Dan bagaimana jika dosimetri fisik tidak didukung dengan dosimetri biologi?
    JAWAB: Prinsip dosimetri biologi adalah memperkirakan dosis (serap) radiasi dengan mengukur perubahan yang terjadi akibat radiasi pada tubuh manusia. Dosimetri ini memiliki sejumlah aplikasi. Salah satu yang paling menonjol adalah dalam kasus kecelakaan radiasi yang tidak disertai dengan dosimetri fisik. Kadangkala metode dosimetri fisik harus dilengkapi atau didukung oleh uji biologik, sebagai contoh terjadinya pajanan sebagian tubuh (parsial) dengan dosimetri fisik diluar area radiasi. Cek silang dosis yang diukur secara fisik memang diperlukan pada kondisi tertentu. Akan tetapi, jika dosis ditentukan secara biologik, variabilitas biologik akan mempengaruhinya, karena diyakini untuk
    individu yang radiosensitif akan memiliki efek yang lebih besar pada materi biologiknya daripada ukuran rata-rata. Metode fisik sama sekali tidak sesuai untuk maksud ini.

    BalasHapus
  17. Etiko PR (030800159)

    Dosimetri
    1. Bagaimanakah asas Bragg Gray itu?
    Menurut asas Bragg Gray, jumlah ionisasi yang dihasilkan dlaam suatu rongga kecil terisi gas yang dibalut dengan suatu medium penyerap padat akan sebanding dengan energi yang terserap oleh benda padat itu.
    2. Hitunglah angka dosis yang terserap dari data berikut tentang bilik yang setara dengan jaringan, dengan dinding yang memiliki ketebalan kesetimbangan yang disimpan dalam suatu “phantom” dan disinari dengan sinar gamma 60Co selama 10 menit. Volume rongga udara dalm bilik adalah 1 cm3, kapasitasnya 5 µF, dan penyinaran sinar gamma tersebut mengakibatkan penurunan voltase sebesar 72 V pada bilik tersebut. Muatan yang terkumpul dalam bilik tersebut adalah?
    Q = C ΔV
    = 5 x 10-12 F x 72 V
    = 3,6 x 10-10 C
    Jumlah elektron yang terkumpul yang berkorespondensi dengan jumlah pasangan ion yang terbentuk dalam rongga udara adalah
    (3,6 x 〖10〗^(-10) C)/(1,6 x 〖10〗^(-19) C⁄elektron)=2,25 x 〖10〗^9 elektron
    Karena untuk tiap pasangan ion yang terbentu dalam udara dikeluarkan energi sebesar 34 elektron volt, dan karena daya penghenti massa jaringan relatif terhadap udara adalah 1,137 maka dari hubungan Bragg-Gray didapatkan
    (dE_m)/(dM_m )=ρ_m x w x J
    =(1,137 x 34 eV/ip x2,25 x〖10〗^9 ip/〖cm〗^3 x 1,6 x 〖10〗^(-19) J/eV)/(1,293 x〖10〗^(-6) kg/〖cm〗^3 x1 J/(kg〖Gy〗^(-1) ))
    =0,0108 Gy

    Maka dari itu untuk waktu penyinaran 10 menit, angak dosisnya adalah 1,08 mGy/menit

    Efek Biologis
    1. Apa penyebab efek akut setelah penyinaran radiasi?
    Penyinaran radiasi berlebihan yang bersifat akut terhadap seluruh tubuh akan mempengaruhi semua organ dan sistem-sistem yang terdapat dalam tubuh. Namun demikian karena tidak semua organ atau sistem organ memiliki kepekaan yang sama terhadap radiasi maka pola- pola responatau sindrom penyakit pada seseorang yang mengalami penyinaran berlebihan tergantung pada banyaknya dosis.

    2. Apa yang dimaksud dengan sindrom gastrointestinal?
    Penyakit ini mengikuti dosis gamma tubuh total sekitar 10 Gy atau lebih besar dan merupakan akibat dari deskuamasi epitelium yang berkenaan dengan usus. Semua tanda dan gejala sindrom hemopoetik terlihat – dengan tambahan mual, mntah dan diare berat yang mulai segera setelah penyinaran. Kematian dalam 1 hingga 2 minggu setelah penyinaran merupakan akibat yang paling mungkin.

    Soal fisika radiasi
    1. Untuk memisahkan atom H menjadi sebuah electron dan sebuah proton, diperlukan energi sebesar 13,6 Ev. Hitunglah jari-jari orbit electron didalam atom hydrogen tersebut.
    Energi ikat suatu atom mempunyai harga negatif = energi yang digunakan untuk dapat memisahkan elektron dengan proton dari dalam sebuah atom, sehingga, Eikat= - 13,6 Ev = -2,2 x 1018 joule E = -ke2/2r Diperoleh r = 5,2 x 10-11 m.

    2. Apa saja faktor yang menghalangi terjadinya reaksi berantai pada reaktor nuklir?
    • Terserapnya neutron lambat oleh uranium 238 tanpa disertai oleh reaksi pembelahan
    • Keluarnya sejumlah neutron dari volume uranium melalui permukaan volume
    • Terdapatnya atom penyerap neutron dalam daerah volume uranium yang meskipun dapat menangkap neutron tidak dapat menghasilkan reaksi pembelahan, terutama bahan yang menyerap neutron lambat atau termal (boron, cadmium)

    BalasHapus
  18. Abdul Rahman Zainudin berkata:
    "Pak, untuk rumus yang tidak keluar sudah saya coba berkali-kali tapi tetap tidak masuk. Oleh karena itu besok saya print saja. oke pak? maaf sebelumnya"

    BalasHapus
  19. Fa'izan berkata:
    "Punya saya juga di print pak, soalnya rumusnya gak masuk semua. Udah buat susah-susah masa rumusnya disederhanain. Maaf sebelumnya pak"

    BalasHapus
  20. Purwo hutomo sudah mengirim ke email :
    termosttn@gmail.com pakkk

    BalasHapus
  21. punya saya kok gak ada pak??hardcopy aja deh pak atw lewat email nanti pake attachment gimana pak?

    BalasHapus
  22. Armansyah sudah kirim lewat email pak.

    BalasHapus
  23. Sahgandhi Budi Kusuma
    030800173
    ELMEK ‘08

    1. Pada PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA
    NOMOR 33 TAHUN 2007,BAB I, pasal Tentang Keselamatan Radiasi Pengion dan Keamanan Sumber Radioaktif. Terdapat poin-poin yang menyatakan tentang, paparan radiasi, paparan normal, paparan potensial, paparan kerja, paparan medik, paparan masyarakat, dan paparan darurat. Jelaskan masing-masing istilah tersebut.

    Jawaban:
    • Paparan Normal adalah paparan yang diperkirakan akan diterima dalam kondisi pengoperasian normal suatu fasilitas atau instalasi, termasuk kecelakaan minor yang dapat dikendalikan.
    • Paparan Potensial adalah paparan yang tidak diharapkan atau diperkirakan tetapi mempunyai kemungkinan terjadi akibat kecelakaan Sumber atau karena suatu kejadian atau rangkaian kejadian yang mungkin terjadi termasuk kegagalan peralatan atau kesalahan operasional.
    • Paparan Kerja adalah paparan yang diterima oleh pekerja radiasi.
    • Paparan Medik adalah paparan yang diterima oleh pasien sebagai bagian dari diagnosis atau pengobatan medik, dan orang lain sebagai sukarelawan yang membantu pasien.
    • Paparan Masyarakat adalah paparan yang berasal dari Sumber Radiasi yang diterima oleh anggota masyarakat, termasuk paparan yang berasal dari Sumber dan Pemanfaatan yang telah memperoleh izin dan situasi Intervensi, tetapi tidak termasuk Paparan Kerja atau Paparan Medik, dan Radiasi latar setempat yang normal.
    • Paparan Darurat adalah paparan yang diakibatkan terjadinya kondisi darurat nuklir atau radiologik.


    2. Pada Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 11 Tahun 1975 tentang Keselamatan Kerja Terhadap Radiasi, BAB 1, Pasal 1. Mengenai Petugas Proteksi Radiasi, Ahli Proteksi Radiasi dan Pekerja Radiasi. Jelaskan perbedaan dari ketiga istilah tsb.

    Jawaban:
    • Petugas Proteksi Radiasi :
    adalah petugas yang ditunjuk oleh Penguasa Instalasi Atom dan oleh Instansi .Yang Berwenang dinyatakan mampu melaksanakan pekerjaan-pekerjaan yang berhubungan dengan persoalan proteksi radiasi.
    • Ahli Proteksi Radiasi:
    adalah seorang yang telah mendapat pendidikan khusus dalam keselamatan kerja terhadap radiasi yang menurut penilaian Instansi Yang Berwenang dianggap mempunyai cukup keahlian dan kemampuan untuk menyelesaikan persoalan-persoalan yang berhubungan dengan proteksi radiasi dan diangkat oleh Departemen Tenaga Kerja. Transmigrasi dan Koperasi sebagai Ahli Keselamatan Kerja atas usul Instansi Yang Berwenang.
    • Pekerja Radiasi:
    adalah setiap orang yang karena jabatannya atau tugasnya selalu berhubungan dengan medan radiasi dan oleh Instansi Yang Berwenang senantiasa memperoleh pengamatan tentang dosis-dosis radiasi yang diterimanya.

    BalasHapus
  24. Hasto Kurniawan
    Elmek 5/030800167
    1. Menurut perka bapeten, no.7 tahun 2007, beberapa diantaranya berisi tentang program keamanan sumber radioaktif. Sebutkan yang termasuk dalam program keamanan sumber radioaktif!
    Jawab:
    a. organisasi Keamanan Sumber Radioaktif;
    b. deskripsi Sumber Radioaktif, fasilitas, dan lingkungan sekitarnya;
    c. prosedur operasional selama Penggunaan, pengangkutan, dan penyimpanan;
    d. pelatihan;
    e. Inventarisasi dan rekaman hasil Inventarisasi;
    f. rencana tanggap darurat;
    g. laporan verifikasi Keamanan Sumber Radioaktif; dan/atau
    h. pelaporan.

    2. Apabila terjadi situasi darurat, diperlukan laporan mengenai situasi darurat tersebut . sebutkan hal-hal yang meliputi laporan tersebut berdasarkan perka bapeten, no.7 tahun 2007!
    Jawab :
    Laporan mengenai situasi darurat meliputi hal sebagai berikut:
    a. hilangnya Sumber Radioaktif;
    b. pencurian atau sabotase terhadap Sumber Radioaktif yang sedang terjadi atau adanya indikasi kuat akan terjadi pencurian atau sabotase; atau
    c. adanya indikasi peningkatan ancaman yang mempunyai dampak signifikan terhadap Keamanan Sumber Radioaktif atau fasilitas.

    BalasHapus
  25. Nama: Agung Kurniawan
    Prodi: Elektromekanik V
    Tugas Proteksi Keselamatan Radiasi

    1. jelaskan isi pasal 17 undang-undang no. 10 tahun 1997 tentang ketenaganukliran ?
    Penyelesaian :
    a. Setiap pemanfaatan tenaga nuklir wajib memiliki izin, kecuali dalam hal-hal tertentu yang diatur lebih lanjut dengan Peraturan Pemerintah.
    b. Pembangunan dan pengoperasian reaktor nuklir dan instalasi nuklir lainnya serta dekomisioning reaktor nuklir wajib memiliki izin.
    c. Syarat-syarat dan tata cara perizinan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dan ayat (2) diatur lebih lanjut dengan Peraturan Pemerintah.

    2. Tuliskan tujuan tentang keselamatan dan kesehatan terhadap pemanfaatan radiasi pengion dalam Peraturan Pemerintah No. 63 tahun 2000 ?
    Penyelesaian :
    a. Mengatur persyaratan sistem pembatasan dosis, sistem manajemen keselmatan radiasi, kalibrasi, kesiapsiagaan dan penanggulangan kecelakaan raidiasi
    b. Menjamin keselamatan, keamanan, dan ketentrama, kesehatan pekerja dan anggota masyarakat serta perlindungan terhadap lingkungan hidup.

    BalasHapus